Ingin lebih Dekat dengan Gadis Baduy Sambil Wisata Kuliner? Datang saja ke Dapoer Indah Cafe & Resto Serang

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 19:47 WIB
Gadis Baduy sedang menenun kain di area Dapoer Indan Cafe & Resto. (Referensi Berita)
Gadis Baduy sedang menenun kain di area Dapoer Indan Cafe & Resto. (Referensi Berita)


REFERENSI BERITA - Jika anda ingin berjumpa dengan Gadis Baduy yang kecantikannya alami, datang saja ke Dapoer Indah Cafe & resto di kawasan Cikande atau tepatnya di exit tol Desa Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten.

Owner Dapoer Indah Cafe & resto, Moh Furqon mengaku, konsep usaha kulinernya adalah, selain tujuan makan, minum, mendengarkan musik, juga dijadikan sebagai tempay sanyai.

"Kami juga ingin memberikan edukasi budaya kepada pengunjung, bahwa Banten punya daya tarik budaya yang mendunia, yakni Baduy. Jadi pengunjung bisa lebih dekat dan berinteraksi dengan warga Baduy," ungkap Moh Furqon kepada Referensi Berita pada Sabtu, 4 Februari 2023.

Baca Juga: Dua Puskesmas dan Empat OPD di Pandeglang jadi Penilaian Ombudsman Banten

Dia menerangkan, pengunjung rumah makan dan Cafe-nya bisa melihat langsung bagaimana Gadis Baduy menenun kain motif khas Baduy sambil menikmati menu andalan seperti, bekakak ayam, gurame, nasi timbel dan nasi bakar.

Kata dia, Gadis Baduy akan berada di Cafe dan restonya selama mungkin. Tergantung betah tidaknya mereka nerada di tempatnya.

"Mudah-mudahan bisa betah dan merasa nyaman serta cepat beradaptasi. Kami juga sedang mendesain bangunan khas Baduy di area Dapoer Indah Cafe & resto," terangnya.

Gadis Baduy berpose di depan Dapoer Indah Cafe & Resto.
Gadis Baduy berpose di depan Dapoer Indah Cafe & Resto. (Referensi Berita)

Baca Juga: Luar Biasa Keren, Siswa SMAN CMBBS Raih Prestasi Tingkat Internasional dan Nasional

Lebih lanjut Moh Furqon menjelaskan, kehadiran para Gadis Baduy di tempatnya itu setelah mendapat persetujuan dari pemangku adat Baduy Desa Kenekes, Jaro Saija.

Dia mengaku mendapat izinkan untuk meng-explore budaya dan kerajinan yang ada di Baduy. Salah satunya kerajinan tenun dengan alat tenun dan bahan lainnya didatangkan langsung dari Baduy.

"Hari ini ada empat Gadis Baduy yang datang dan menenun di sini. Mereka membawa alat tenun dari Kanekes. Kita promosikan produk khas Baduy, berupa kain songket Baduy. Ternyata Banten it's beautiful. Nggak kalah dengan konsep resto Eropa atau Korea deh," papar Ketua DPC APJI Kabupaten Serang ini.

Baca Juga: Al Muktabar Raih Penghargaan Penataan Ruang dari Kementerian ATR/BPN

Sementara itu Ketua DPD APJI Provinsi Banten, Hj Iin Komala Sari menyambut baik langkah dan upaya yang dilakukan pengelola Dapoer Indah Cafe & resto.

"Ini langkah berani dan out of the box. Konsep yang luar biasa. Pak Furqon mampu mengkolaborasikan kuliner dengan budaya bertenun Urang Kanekes. Ini mungkin yang pertama di Banten," jelas Hj Iin KOmala Sari.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Tradisi Mitoni, Ritual 7 Bulanan Adat Jawa

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:32 WIB

Akademisi Untirta: Sunda tak cuma Bahasa, tapi....

Rabu, 19 Januari 2022 | 21:00 WIB

Terpopuler

X