• Senin, 28 November 2022

Angklung Buhun Tradisi Urang Baduy saat Mengawinkan Dewi Sri dengan Bumi

- Rabu, 19 Oktober 2022 | 20:47 WIB
Ngaseuk menjadi  kebiasaan masyarakat Baduy. (Dok. Pribadi )
Ngaseuk menjadi kebiasaan masyarakat Baduy. (Dok. Pribadi )

REFERENSI BERITA - Ngaseuk adalah proses menanam padi pada sistem pertanian tanah kering atau ladang. Ngaseuk bagi masyarakat Baduy ibarat mengawinkan Dewi Sri dengan bumi.

Hasil perkawinan itulah yang menghasilkan bulir padi yang banyak dan beuneur,  sehingga wajar jika Ngaseuk diawali berbagai ritual untuk menghibur Dewi Sri agar suka dan bahagia. Tidak aneh jika kemudian ada seni Angklung dalam ritual itu.

“Angklung sendiri bagi masyarakat adat Urang Kanekes atau lebih dikenal dengan sebutan Baduy, adalah sarana ritual kesuburan,” ungkap budayawan sekaligus pemerhati masalah Baduy, Rohaendi pada Rabu, 19 Oktober 2022.

Baca Juga: Ratu Tatu Chasanah Kembali Dipercaya Pimpin PMI Provinsi Banten

Menurutnya, kalangenan ini terkait dengan kepercayaan pada Dewi Sri atau Nyai Sri atau Pohaci. Siklus penanaman padi dari mulai Ngaseuk hingga panen, selalu dimainkan Angklung agar Dewi Sri hadir dan betaheun menjaga padi, sehingga jauh dari hama dan berbulir yang beuneur.

Suara Angklung saat Ngaseuk bahkan bisa menjadi pertanda pertumbuhan padi. Jika suara Angklung ngageureuleung, maka padi akan subur dan beuneur. Begitu pun sebaliknya.

“Oleh karenanya angklung awalnya bukan dianggap kesenian yang identik tontonan, tapi lebih pada persembahan bagi Sang Asri Dewi Pohaci,” terangnya.

Baca Juga: Bayu Kusuma: Tak hanya Kemiskinan Ekstrem, Ancaman Krisis Global juga harus Diantisipasi

Dia juga menerangkan, Angklung Buhun disimpan rapih dan dibuat tidak sembarangan. Bambunya diambil pada waktu tertentu, kemudian diolah dan dibuat Angklung pada waktu tertentu pula, agar sesuai dengan dengan keinginan Sang Dewi Sri.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Tradisi Mitoni, Ritual 7 Bulanan Adat Jawa

Sabtu, 22 Januari 2022 | 08:32 WIB

Akademisi Untirta: Sunda tak cuma Bahasa, tapi....

Rabu, 19 Januari 2022 | 21:00 WIB

Terpopuler

X