• Kamis, 20 Januari 2022

Menara Air Pandeglang, Saksi Sejarah yang masih Berdiri Gagah

- Selasa, 9 November 2021 | 11:29 WIB
Menara air yang berdiri di pusat kota Pandeglang, jadi saksi sejarah. (Referensi Berita)
Menara air yang berdiri di pusat kota Pandeglang, jadi saksi sejarah. (Referensi Berita)

REFERENSI BERITA - Di tengah pusat kota Pandeglang, berdiri dengan kokohnya sebuah bangunan yang masuk dalam daftar Benda Cagar Budaya (BCB).

Bangunan yang letaknya tak jauh dari Mapolres Pandeglang itu berdiri membelah jalan dengan dominasi cat warna putih.

Bangunan berciri khas arsitektur Belanda itu dulunya berfungsi sebagai menara air. Air dari menara ini didistribusikan untuk warga wilayah perkotaan Pandeglang dan warga Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Guru, Nakes dan Veteran bisa Dapatkan Tiket Gratis dari PT KAI

Menara air yang berada di Kampung Keboncau, Kelurahan Pandeglang, Kecamatan Pandeglang itu bentuknya silindrik dengan bagian bawah terdiri atas batu andesit atau batu kali yang disusun rapi.

"Menara air ini digunakan untuk menyalurkan air hingga ke Lebak, sebagai bahan baku pembuatan minyak kelapa di Pabricken Mix Oil milik PT Semarang 01, yang diduga kuat milik Belanda," ungkap sejarawan Banten, Dadan Sujana kepada Referensi Berita.

Dadan menerangkan, berdasarkan dokumen dari Arsip Nasional yakni buku perencanaan pembangunan industry minyak kelapa atau kopra milik Belanda, menara air di Pandeglang ini sangat penting bagi pemerintahan Hindia Belanda pada masanya.

Baca Juga: Andika Hazrumy Minta Industri Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Dadan mengatakan, berdasarkan arsip serta dokumen yang dipelajarinya, menara air itu merupakan salah satu bangunan yang mempunyai peranan penting pada rentang waktu antara 1926-1931.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 5 Nama Lain Indonesia Sebelum Merdeka

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:19 WIB

9 Fakta Sebelum Terjadinya Perang Dunia I

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:03 WIB

10 Kudeta Paling Mencekam Sepanjang Catatan Sejarah

Senin, 10 Januari 2022 | 15:07 WIB

Sejarah Detik-Detik Kartosuwiryo Dihukum Mati

Minggu, 9 Januari 2022 | 12:10 WIB
X