Komisioner Panwascam Cileles Tegaskan Rekrutmen PKD Sudah Sesuai Aturan

- Sabtu, 4 Februari 2023 | 20:25 WIB
Komisioner Panwascam Kecamatan Cileles  (dok.pribadi)
Komisioner Panwascam Kecamatan Cileles (dok.pribadi)

REFERENSI BERITA - Komisioner Pengawas Kecamatan Cileles (Panwas Cileles) menanggapi soal pernyataan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Cileles, pada Sabtu, 4 Februari 2023.

Diketahui sebelumnya, KNPI Cileles melontarkan kritik terhadap Panwas Cileles setelah diumumkannya hasil tes wawancara calon Panwas Kelurahan atau Desa (PKD) satu hari setelah tes.

KNPI Cileles mengatakan bahwa peserta Panwas Desa yang dinyatakan lulus tidak sesuai domisili, bahkan diduga adanya penyuapan. Melihat hal ini, Komisioner Panwas menyangkal pernyataan yang dinilai tak mendasar tersebut.  

Baca Juga: Suara Golkar, PPP dan PAN Jelang Pemilu 2024 Cenderung lebih Lemah

Aris selaku Ketua Komisioner Panwas Cileles mengatakan, bahwa tes wawancara yang dilaksanakan di Gedung Guru Kecamatan Cileles, pada Rabu, 1 Februari dan Kamis 2 Februari 2023 itu sudah sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku.

"Kami melaksanakan proses rekrutmen Panwas Desa dari awal hingga akhir sudah sesuai aturan dan prosedur yang ada. Jadi apa yang dikatakan KNPI Cileles itu tidak benar, apalagi adanya penyuapan, hal itu tentu tidaklah benar," tegasnya.

Aris menjelaskan bahwa pelaksanaan rekrutmen Panwas Desa mengacu kepada Keputusan Ketua Bawaslu no 5/KP. 01/K1/01/2023 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pembentukan Pengawas Pemilihan Umum Kelurahan Desa pada Pemilu serentak tahun 2024.

Baca Juga: BEM STISIP Setia Budhi Tegaskan tidak Terlibat dalam Deklarasi Dukung Muhaimin di Pemilu 2024

"Jadi soal domisili itu itu sudah jelas diatur dalam Surat Keputusan itu, yakni poin 7 bahwa calon anggota Panwaslu Kelurahan Desa boleh mendaftarkan di Desa mana saja, asalkan masih dalam satu kecamatan yang sama," jelas Aris.

"Dugaan penyuapan dan lainnya juga, kami Panwaslu Cileles tidak membenarkan pernyataan tersebut, karena itu menyangkut dengan integritas kami di penyelenggara," tambahnya.

Sementara itu, mengenai peserta yang lolos Panwaslu kelurahan desa yang terpilih bukan dari desa asalnya, kata Aris, merupakan hasil dari tes wawancara yang diujikan melalui beberapa pertanyaan kepada peserta tes wawancara.

Baca Juga: Al Muktabar Raih Penghargaan Penataan Ruang dari Kementerian ATR/BPN

"Artinya sudah jelas, bahwa kami sudah menempuh sesuai aturan yg berlaku. Dan kami tegaskan sekali lagi bahwa tidak ada dugaan suap menyuap," kata Aris.

Melihat pernyataan yang telah dinaikan ke media, Aris menyayangkan sikap KNPI Cileles karena hanya sepihak dan terkesan menyerang. Menurutnya, KNPI harusnya menanyakannya terlebih dahulu, agar tidak salah paham.

Halaman:

Editor: Suardi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X