• Sabtu, 1 Oktober 2022

Edarkan Obat Farmasi Tanpa Izin, Pemuda Asal Wanasalam Diamankan Sat Resnarkoba Polres Lebak

- Senin, 15 Agustus 2022 | 14:36 WIB
Set Resnarkoba Polres Lebak berhasil mengamankan RY (24)  Warga Wanasalam yang mengedarkan obat farmasi tanpa memiliki izin (tangkap layar/akun Instagram @polres_lebak)
Set Resnarkoba Polres Lebak berhasil mengamankan RY (24) Warga Wanasalam yang mengedarkan obat farmasi tanpa memiliki izin (tangkap layar/akun Instagram @polres_lebak)

REEFRENSI BERITA - Salah seorang pemuda asal Wanasalam Kabupaten Lebak Provinsi Banten diamankan oleh Sat Resnarkoba Polres Lebak, kemarin pada Jumat, 12 Agustus 2022 pukul 21.30 WIB.

Pemuda berinisial RY (24) berhasil diamankan Sat Resnarkoba Polres Lebak karena melakukan tindak pidana berupa mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar di daerah hukum Polres Lebak

Kapolres lebak Polda Banten AKBP Wiwin Setiawan, SIK.M.H melalui Kasat Resnarkoba Polres Lebak AKP Malik Abraham, S.Pd membenarkan kasus tersebut.

Baca Juga: Cegah Penyebaran PMK Hewan, SatIntelkam Polres Lebak dan Disnakeswan Berikan Edukasi bagi Peternak Hewan

"Ya, jajaran Sat Resnarkoba Polres Lebak telah berhasil mengungkap tindak pidana dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki izin edar di daerah hukum Polres Lebak," kata Malik. 

"Dari pengungkapan tersebut kami telah berhasil mengamankan pelaku RY (24) warga Kecamatan Wanasalam pada Jumat, pukul 21.30 WIB, 12 Agustus 2022, di salah satu rumah di Desa Cikeusik Kecamatan Wanasalam," katanya. 

Sat Resnarkoba Lebak diketahui telah berhasil mengamankan barang bukti berupa 121 butir obat jenis Heximer, uang tunai hasil penjualan sebesar 75.000 dan 1 unit hanphone merks ASUS warna merah. 

Baca Juga: Anggota DPR RI Komisi III Usulkan Pecandu Narkoba Jangan di Penjara Tapi Direhabilitasi

Pelaku dikenakan Pasal 196 atau Pasal 197 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara serta denda paling sedikit 1 miliar dan paling banyak 10 miliar rupiah. 

Halaman:

Editor: Suardi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X