REFERENSIBERITA.COM-Tukang stempel, Mahrun Sumartin (49), dan istrinya, Purnawati (41), dari dusun Jenggul, Kelurahan Krandegan Banjarnegara, Jawa Tengah, memiliki kisah inspiratif dalam perjalanan mereka menuju tanah suci, Mekkah.
Mereka berdua telah menabung selama 26 tahun untuk mewujudkan impian suci mereka, yakni berhaji ke tanah suci, Mekkah.
Baca Juga: Musim Pancaroba, Dokter PMI Banjarnegara Ingatkan Masyarakat Waspada Demam Berdarah
Meskipun bekerja di lapak sederhana, Mahrun tetap konsisten dalam menabung dari hasil usahanya sebagai pembuat stempel.
Setiap hari, ia bangun dengan semangat dan menuju lapaknya yang hanya berukuran 2x2 meter di Pusat Kuliner Banjarnegara.
Baca Juga: Fakta Menarik Tentang Amalia Desiana Nyalon Bupati Banjarnegara
Tempat kerja yang sederhana tersebut merupakan satu-satunya sumber penghasilan bagi Mahrun dan keluarganya.
Sejak tahun 1996, Mahrun telah mengabdikan diri sebagai tukang pembuat stempel dengan penuh dedikasi.
Setiap penghasilannya, sebagian selalu disisihkan untuk ditabung demi mewujudkan impian mereka. Meskipun hasil penjualan tidak selalu menentu, Mahrun tetap konsisten dalam menabung.
Baca Juga: Warga Asal Banjarnegara Ditangkap Polisi Gegara Sebar Konten Pornografi di Sosmed
Pada tahun 2012, akhirnya tabungan mereka mencukupi untuk membayar biaya pendaftaran haji. Namun, perjalanan mereka belum berakhir di situ.
Mereka harus menunggu bertahun-tahun hingga akhirnya mendapat panggilan untuk berangkat ke tanah suci pada tahun ini, setelah melunasi biaya haji.
Baca Juga: Amalia Desiana, Ketua PMI Banjarnegara, Mendaftar sebagai Bakal Calon Bupati, Ini Profilnya
Masa menunggu selama 14 tahun sejak pendaftaran mereka dianggap sebagai berkah tersendiri oleh Mahrun.
Artikel Terkait
Satu Orang Calon Jamaah Haji Asal Banjarnegara Meninggal Dunia
Fakta Menarik Tentang Amalia Desiana Nyalon Bupati Banjarnegara
Musim Pancaroba, Dokter PMI Banjarnegara Ingatkan Masyarakat Waspada Demam Berdarah