Menurut Ahmadi, seorang pejabat dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, pelaksanaan Ibadah Haji adalah tanggung jawab nasional yang memerlukan koordinasi kompleks antara berbagai pihak terkait.
Dia menjelaskan bahwa persiapan pemberangkatan telah disusun dengan cermat. Di tingkat Kabupaten, teknisnya ditangani oleh pihak setempat.
Terkait embarkasi, sistem terbaru yang dikenal sebagai OSS (One Stop Service) memungkinkan proses yang lebih efisien.
Baca Juga: 8 Cara Jadi YouTuber 2024 Untuk Pemula, Hasilkan Uang di Internet
Jemaah akan menerima dokumen penting seperti paspor, visa, gelang identifikasi, dan biaya hidup sebelum istirahat hingga waktu keberangkatan.
Selanjutnya, di Bandara Adi Sumarmo, akan ada kegiatan Fastrack di mana jemaah akan melewati pemeriksaan imigrasi Arab Saudi.
Hal ini akan memastikan bahwa ketika tiba di Jeddah atau Madinah, mereka dapat langsung menuju ke hotel tanpa harus melewati pemeriksaan lagi.***
Artikel Terkait
Pj Bupati Banjarnegara Terbitkan SK kepada Kades Terpilih
Rencana Dieng Culture Festival Digelar Agustus 2024 Tapi Belum Pasti, Ini Alasannya
Warga dari Kecamatan Batur Banjarnegara Dapatkan Layanan Kesehatan Gratis