Keluarga Situr Wijaya mengetahui kabar kematian almarhum melalui telepon miliknya. Kejanggalan muncul karena handphone tersebut dilengkapi dengan password yang hanya diketahui oleh almarhum. Diduga, handphone tersebut dibobol oleh pihak yang tidak dikenal.
Jenazah Situr Wijaya dievakuasi pada Jumat malam (4/4/2025) oleh Kepolisian Sektor Kebon Jeruk dan dibawa ke Rumah Sakit Duta Indah. Pada Sabtu (5/4/2025), jenazah almarhum dilakukan autopsi di Rumah Sakit Polri, Keramat Jati. Autopsi dimulai pukul 10.00 WIB dan selesai pukul 15.00 WIB.
Jenazah kemudian diterbangkan pada Minggu (6/4/2025) menggunakan Batik Airlines dan tiba di Palu pukul 07.00 WITA. Proses pemulangan jenazah sepenuhnya dibiayai oleh Gubernur Sulteng, H. Anwar Hafid, melalui istri almarhum, Selvianti. Jenazah kemudian dibawa ke desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi.
Sebelum dikebumikan pada pukul 10.00 WITA, jenazah disholatkan dan dilepas oleh keluarga yang dihadiri oleh Anggota DPR RI asal Sulteng, Longki Djanggola.
Sumber: TIM Pendampingan PWI Sulteng
Artikel Terkait
Bupati Banjarnegara Jalin Silaturahmi dengan Insan Pers