• Selasa, 16 Agustus 2022

Waroeng Ta'Gentar Gelar Diskusi Film, Hadirkan Aktor Deddy Mizwar

- Selasa, 28 Juni 2022 | 17:42 WIB
Aktor senior Indonesia, Deddy Mizwar saat mengunjungi WTG. (Dok. Referensi Berita)
Aktor senior Indonesia, Deddy Mizwar saat mengunjungi WTG. (Dok. Referensi Berita)

REFERENSI BERITA - Sejak hadirnya Waroeng Ta’Gentar (WTG) yang berlokasi di Icon Walk Mall, Jalan Raya Merdeka Nomor 1 Karawaci, Tangerang, sudah banyak manfaat yang dirasakan masyarakat, terutama generasi muda.

Keberadaan tempat kuliner dan entertainment ini patut diacungi jempol, karena bukan saja memberikan hiburan. WTG juga aktif menyelenggarakan kegiatan positip yang visionir, seperti acara yang diadakan pada Senin, 28 Juni 2022, yang bertajuk Forum Diskusi Film Naga Naga Naga.

Diskusi yang digelar dalam perspektif budaya dan nasionalisme, menghadirkan aktor senior, Deddy Mizwar sebagai narasumber dan dimeriahkan oleh Rollies Tribute yang melantunkan lagu-lagu lawas Rollies.

Baca Juga: Rencanakan Keuangan Gunakan Produk Dana Pensiun, Bantu Masa Depan lebih Baik

Menurut Deddy Mizwar, sekuel flim Naga bonar, Naga bonar jadi 2 dan Naga Naga Naga adalah sebuah refleksi kecintaan terhadap negeri ini, dimana film harus menjadi bagian dari gerakan kebudayaan demi mengangkat harkat martabat bangsa.

“Selain itu, Industri perfilman Indonesia juga butuh keterlibatan pemerintah, karena keberhasilan negara Korea dibidang perfilman tidak lepas dari peran pemerintahnya,” ujarnya.

Disisi lain, S.R. Chandra selaku inisiator program event ini mengatakan, bahwa Film Naga Naga Naga bak penawar dahaga disaat kerongkongan bangsa ini kehausan tontonan yang berkebudayaan dan sebuah refleksi keberanian berkebudayaan yang out of the box. “Dalam rangka menantang derasnya pengaruh artifisial intelijen (kecerdasan buatan) merasuki sendi-sendi kehidupan bangsa ini,” jelas seniman puisi itu.

Kehadiran WTG mampu menghidupkan ekonomi dan budaya. (Dok. Referensi Berita)

Baca Juga: Dua Kebijakan Investasi ini Kini Diusung Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar

Menurutnya film Naga Naga Naga, patut di apresiasi sebagai raw model perlawanan terhadap dampak negatip dari tata nilai masyarakat digital yang melahirkan budaya klik and share dan kerapkali bertentangan dengan etika nilai masyarakatnya sebagai mahakarya para leluhur bangsa ini.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X