• Kamis, 20 Januari 2022

Seleksi Calon Anggota KPU-Bawaslu, Ini Harapan Komisi II

- Rabu, 3 November 2021 | 13:35 WIB
Timsel KPU dan Bawaslu (Fokus Satu/Dokumen Istimewa)
Timsel KPU dan Bawaslu (Fokus Satu/Dokumen Istimewa)

REFERENSI BERITA - Tidak ingin melahirkan anarki, Wakil Ketua Komisi II DPR RI Luqman Hakim meminta untuk memanfaatkan momentum seleksi calon Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Masa Bakti 2022-2027 untuk menciptakan demokrasi yang ‘reborn’ dan ‘menang’.

Melansir dpr.go.id, Luqman tidak ingin transisi demokrasi Indonesia yang berjalan hampir 20 tahun ini rusak akibat praktik-praktik Pemilu yang tidak sehat.

“Tahun 2024, menurut saya akan menjadi momentum krusial," ucap Luqman dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi II DPR RI dengan Tim Seleksi Calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI Masa Bakti Tahun 2022-2027 di Gedung Nusantara, Selasa, 2 November 2021.

Baca Juga: Ini Pesan Gubernur WH Kepada Para CPNS Provinsi Banten

"Pemilu dan pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan serentak maka saya berharap kerja tim seleksi ini menjadi bagian dari kita semua mencari momentum baru untuk bisa mendorong demokrasi reborn dan menang.” sambungnya.

Dirinya tidak ingin terulang adanya gejala kegagalan demokrasi seperti munculnya praktik politik uang, politik identitas yang mengandung SARA dan korupsi.

Dengan dukungan kerja baik dari Tim Seleksi calon Anggota KPU RI dan Bawaslu RI, ia berharap ujung dari transisi demokrasi bukan kekalahan yang menjadi anarki namun menciptakan pilihan terbaik dari sistem negara Indonesia.

Baca Juga: Lepas Kontingen Banten ke Peparnas XVI, Wagub: Fasilitasi Olahraga Disabilitas Kewajiban

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi II DPR RI Anwar Hafid menambahkan agar para calon anggota yang akan menduduki komisioner baik KPU RI dan Bawaslu RI harus memiliki kemampuan kerja sama yang tinggi.

Halaman:

Editor: Asep Rizal Murtadho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X