• Kamis, 20 Januari 2022

Gubernur Banten : Kepala Sekolah Harus Inovatif, Kreatif, dan Visioner

- Senin, 1 November 2021 | 23:20 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim saat membuka  Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Provinsi Banten
Gubernur Banten Wahidin Halim saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Provinsi Banten

REFERENSI BERITA- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menekankan para kepala sekolah untuk inovatif, kreatif, dan visioner agar mampu menjawab perkembangan kekinian.

Hal itu diungkap Gubernur saat membuka  Pendidikan dan Pelatihan Calon Kepala Sekolah Provinsi Banten di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Jl. Raya Parung KM. 22-23 Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat pada Senin, 1 November 2021.

“Bapak-bapak dan ibu-ibu di sini dilatih untuk mendapatkan pengetahuan. Padahal baru calon Kepala Sekolah ya?” ungkap Gubernur WH.

Baca Juga: Gubernur Banten: Budidaya Vanili Dorong Pengembangan Rempah di Banten

“Dilatih untuk leadership (prinsip-prinsip kepemimpinan, red), berwirausaha, berinovasi, dan berkreativitas. Kepala Sekolah dalam batas-batas tertentu memimpin dan mengendalikan para guru. Jangan sampai ada konflik antara guru dengan Kepala Sekolah,” tambahnya.

Dikatakan, saat ini tunjangan kinerja para guru sudah naik. Demikian pula dengan administrasi kenaikan pangkat para guru sudah lancar, tidak boleh ada suap ataupun pemotongan. Untuk guru sekolah swasta juga diberikan insentif Rp 500 ribu per bulan.

“Saya ingin menerapkan tata kelola pemerintah yang baik, membangun pemerintahan yang bersih. Untuk pertama kalinya, tahun 2017, Provinsi Banten raih WTP. Demikian pula dengan pencegahan korupsi dari KPK, selalu tiga besar,” ungkap Gubernur WH.

Baca Juga: Gubernur Banten: Target Indikator Makro Ekonomi 2022 Sebesar 5,6 Persen

Ditambahkan, langkah pertama sebagai Kepala Sekolah harus jujur. Hal ini untuk menjadikan Kepala Sekolah sebagai pemimpin menjadi contoh bagi yang lain. Jujur dalam memperoleh haknya dan tidak mengurangi hak orang lain.

Halaman:

Editor: Suardi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X