• Senin, 18 Oktober 2021

Pokja Relawan Banten: Pemprov tak Peduli terhadap Warga Miskin

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:12 WIB
Ketua Pokja Relawan Banten, Lulu Jamaludin saat mendampingi bayi pasien hidrosefalus. (Dok. Relawan Banten)
Ketua Pokja Relawan Banten, Lulu Jamaludin saat mendampingi bayi pasien hidrosefalus. (Dok. Relawan Banten)

REFERENSI BERITA - Kebijakan Pemprov Banten yang berpihak kepada rakyat kecil sejauh belum terlihat nyata.

Sebaliknya Pemprov Banten terkesan masih mengutamakan pembangunan yang sifatnya monumental, dan cenderung tidak terlalu mendesak.

Demikian disampaikan Ketua Pokja Relawan Banten, Lulu Jamaludin kepada Referensi Berita pada Rabu, 13 Oktober 2021 malam.

Baca Juga: Terungkap Tambang Emas Cikotok Kabupaten Lebak Mencapai 47000 ton Per Tahun, Begini Fakta Sejarahnya

"Kita tahu, membangun Banten International Stadium senilai Rp874 miliar dan membangun Jembatan Bogeg senilai Rp165 miliar Pemprov Banten bisa," ungkap Lulu Jamaludin.

Namun kata dia, untuk urusan sosial seperti membangun Rumah Singgah yang anggarannya jauh lebih kecil dari dua proyek tadi, Pemprov Banten tidak bisa.

Keberadaan Rumah Singgah lanjut Lulu, sangat penting. Rumah singgah itu untuk pasien miskin dan keluarganya yang berobat di rumah sakit luar Banten. Misalnya rumah sakit di Jakarta.

Baca Juga: Soal Wacana Beasiswa S3, Kesejahteraan Kades Dinilai Lebih Prioritas

"Provinsi lain bisa membangun untuk kegiatan sosial itu dengan biaya Rp4 miliar. Anggarannya kan tidak besar jika dibanding dengan nilai proyek-proyek lain. Kami heran, Pemprov Banten ko' seakan nggak peduli terhadap keluarga miskin," papar Lulu.

Karena kekurangpedulian pemegang kebijakan di Pemprov Banten itulah, lanjut Lulu, belakangan ini ada warga yang sakit hingga meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waktu Penyelenggaran Pemilu 2024 Belum Final

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:34 WIB

Survey Indikator: Publik Belum Butuh Amandemen 1945

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:47 WIB

DPR Soroti Kesejahteraan Pendidik di Sekolah Swasta

Rabu, 29 September 2021 | 17:32 WIB
X