• Selasa, 7 Desember 2021

Politisi Demokrat Minta agar BPK Audit Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

- Senin, 27 September 2021 | 08:31 WIB
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron. /Instagram @ehermankhaeron (Bawa Kalem)
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron. /Instagram @ehermankhaeron (Bawa Kalem)

REFERENSI BERITA - Politisi Partai Demokrat, Herman Khaeron mendorong adanya audit investigasi terhadap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Khususnya terkait laporan pembengkakan biaya konstruksi (cost overrun) sebesar Rp4,1 triliun.

Anggota Komisi VI DPR RI ini mengaku hingga saat ini belum dilakukan pendalaman terkait penyebab pembengkakan biaya proyek kereta cepat tersebut.

Baca Juga: Pengurus PC PMII Lebak Masa Khidmat 2021-2022 Resmi Dilantik

Oleh sebab itu, Herman meminta agar proyek investasi BUMN dan China itu segera diaudit oleh BPK RI dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Melansir dpr.go.id, Senin, 27 September 2021, sehingga usulan Penyertaan Modal Negara (PMN) yang akan diberikan memiliki landasan hukum yang kuat.

"Kami belum memutuskan untuk memberikan Penyertaan Modal Negara melalui PT Kereta Api. Syarat utama adalah adanya hasil pemeriksaan BPK dan BPKP. Kenapa? Supaya clear and clean memenuhi unsur Good Corporate Governance," kata Herman.

Baca Juga: Sembilan Fakta Tambang Batu Bara Omblin, Tambang Pertama di Indonesia dan Tertua Se-Asia Tenggara

Kendati demikian, politisi Partai Demokrat ini menilai proyek kereta cepat Jakarta-Bandung perlu tetap dilanjutkan dan kendati target pembangunannya harus mundur.

Halaman:

Editor: Asep Rizal Murtadho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPR akan Tes Calon Panglima TNI 4-5 November 2021

Kamis, 4 November 2021 | 07:15 WIB

Pemuda yang Kreatif jadi Solusi Multidimensi

Selasa, 2 November 2021 | 09:20 WIB
X