Jajuli Juwaini: Perpres Legalisasi Miras Abaikan Dua Sila dalam Pancasila

- Senin, 1 Maret 2021 | 23:41 WIB
Ketua Fraksi PKS DPR RI dari Dapil Banten I, Jazuli Juwaini. (FOTO: Referensi Berita)
Ketua Fraksi PKS DPR RI dari Dapil Banten I, Jazuli Juwaini. (FOTO: Referensi Berita)

 

REFERENSI BERITA - Ketua Fraksi PKS DPR RI, Jazuli Juwaini menyatakan menolak tegas Peraturan Presiden (Perpres) legalisasi Minuman Keras (Miras) di Indonesia.

Jazuli menolak dan menyampaikan kritik kepada pemerintah atas Perpres Nomor: 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang melegalkan Miras dari skala industri hingga skala perdagangan eceran dan kaki lima sebagai Daftar Positif Investasi (DPI).

"Kebijakan ini jelas menciderai nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Pemerintah seharusnya menjaga nilai-nilai dasar negara dan konstitusi, menghadirkannya dalam kebijakan negara di berbagai sektor," ujarnya, Minggu 1 Maret 2021.

Baca Juga: Wagub Andika Hazrumy Ajak Remaja Masjid di Banten Lawan Covid 19

Jazuli menegaskan, pemerintah bukan malah menciderai nilai dasar negara dan konstitusi atas nama pragmatisme ekonomi. "Kami mengingatkan agar jangan sampai kebijakan negara kehilangan arah," ungkapnya.

Mestinya lanjut Jajuli, semua pihakk konsisten dengan pengamalan sila-sila Pancasila, khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Baca Juga: Wasekjen DPP Golkar Minta AMPG Banten Garap Suara Anak Muda pada Pemilu 2024

"Terkait sila pertama, semua agama melarang minuman keras karena madhorotnya jelas dirasakan. Terkait sila kedua, minuman keras jelas mengancam sendi-sendi kemanusiaan yang beradab dan bermartabat karena merusak kesehatan fisik, mental, akal dan pikiran generasi bangsa," tegasnya.

Anggota Komisi I DPR RI ini mengatakan, selama ini Miras masuk dalam daftar bidang usaha tertutup, yang artinya terbatas dengan syarat ketat.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Terkini

X