Adapun untuk barang-barang yang lain, ia mengaku ikhlas jika setelah keluar, tidak ada yang bisa diselamatka lagi.
“Aku cuma istighfar dan mencoba ikhlas kalau memang barang-barang di rumah harus ikut kebakaran. Setelah keluar rumah, bunyi pemadam berdatangan, aku merasa mulai tenang walau tangan masih gemeter,” ujarnya.
“Air mata yang aku tahan dari tadi akhirnya tumpah juga karena aku liat, apinya semakin besar,” sambungnya.
Rumahnya Masih Terselamatkan dari Api
Setelah petugas Damkar tiba, ia mengatakan bahwa api berhasil dipadamkan dan tidak menjalar ke area permukiman.
“Alhamdulillah rumahku dan warga yang lain tidak ada yang terbakar dan Damkar juga datang sangat cepat,” tuturnya.
Sementara itu, pemadaman sendiri dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke area sekitar hingga dipastikan aman pada pukul 14.46 WIB.
Baca Juga: Viral Air Banjir di Cemani Sukoharjo Berwarna Hitam Legam, Diduga Tercemar Limbah Oli Bekas
Mengenai pendataan dan penelusuran lebih lanjut kini ditangani oleh kepolisian.