PPDB Online Bermasalah, Pusar Banten Sarankan Pejabat yang Berwenang Mundur

- Jumat, 17 Juni 2022 | 12:28 WIB
Penjabat Gubenur Banten. Al Muktabar  meninjau Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).  (Referensi Berita)
Penjabat Gubenur Banten. Al Muktabar meninjau Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB). (Referensi Berita)

REFERENSI BERITA - Kurang lebih sudah tiga kali Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di beberapa SLTA di Provinsi Banten bermasalah.

Masalah utamanya adalah, sulitnya siswa PPDB mengakses link yang disediakan. Seperti yang terjadi di SMKN 1 Kota Cilegon dan SMAN 2 Kota Serang pada proses PPDB tahun 2022 yang digelar sejak Rabu sampai dengan Kamis, 15-16 Juni.

Selain dikeluhkan peserta PPDB, persoalan ini juga membuat geram sejumlah kalangan. Tak terkecuali Direktur Eksekutif Pusat Aspirasi Warga atau Pusar Banten, Bayu Kusuma.

Baca Juga: MAKI: Kasus BOP Kepala Daerah akan Dilaporkan ke KPK

"Kalau sudah tidak mampu menangani persoalan ini, lebih baik pejabat di dinas yang berwenang dan jajarannya mundur saja," tegas Bayu Kusuma kepada Referensi Berita pada Jumat, 17 Juni 2022.

Kata Bayu Kusuma, pembangunan dunia pendidikan jangan dianggap sepele dan enteng. Dengan terus berulangnya kasus seperti ini lanjutnya, mengindikasikan institusi yang menanganinya tidak serius.

"Jika sudah tiga tahun kasus seperti ini terus berulang, maka sudah bukan lagi kesalahan teknis. Tapi karena faktor ketidakmampuan SDM, atau mungkin ada sesuatu yang dimanipulasi. Sistem perangkat lunaknya mungkin, server atau yang lainnya," jelas Bayu Kusuma.

Baca Juga: Ribuan Santri dan Kyai Hadiri Haul Ke-75 Abuya Shidiq Banten

Karenanya Bayu Kusuma meminta siapapun yang menangani persoalan ini harus bertanggung jawab. Jika perlu pemegang kebijakan tertinggi di Pemprov Banten mengevaluasi kenerja yang bersangkutan.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Terkini

X