• Senin, 4 Juli 2022

Mengenal Buruh Digital Sebagai Perkembangan Kapitalisme, Begini Penjelasan Sosiolog Austria

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 22:41 WIB
Buruh digital di era digital (Instagram/@indoprogress)
Buruh digital di era digital (Instagram/@indoprogress)

REFERENSI BERITA- Teknologi semakin cangkih,telah memdongkrak perubahan disegala aspek kehidupan termasuk perburuhan.

Menurut sebagian orang, dengan adanya media sosial (medsos), kondisi lebih egaliter dan demokratis orang bisa berbagi pengetahuan secara gratis.

Namun tidak dengan ilmuan yang satu ini. Seorang sosiolog Austria, Christian Fuchs tak mau terjebak pada persepsi penuh puja-puji untuk media sosial.

Baca Juga: Kemenag Alihkan Kartu Nikah Fisik ke Kartu Nikah Digital, Begini Tahapannya

Menurut Fuchs, media sosial justru merupakan ruang eksploitasi jenis baru yang secara subliminal membuat kita semua bekerja untuk para pemilik modal tanpa mendapat upah atau gaji.

Penggunaan internet dipicu oleh hiburan dan kesenangan yang ditawarkan, yang dengan atau tanpa sadar tidak terpisahkan dari waktu kerja yang dieksploitasi oleh korporasi internet.

Fuhs mengatakan bahwa kita semua, termasuk admin, tidak sadar bahwa kita telah menjadi buruh tidak dibayar. Tak hanya tidak dibayar, menurutnya kita juga melakukannya dengan senang hati.

Baca Juga: Bayu Kusuma: Jangan ada Admin Medsos yang Amatiran dan Asbun!

Hal ini seperti dilansir Referensi Berita dari akun Instagram @indoprogress pada Sabtu, 28 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Suardi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X