Proyek Rp6,1 Miliar Milik Dinas Perkim Banten Diduga Dikerjakan Asal-asalan

- Minggu, 12 Juni 2022 | 21:55 WIB
Salah satu proyek milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DRKP) Provinsi Banten. (Referensi Berita)
Salah satu proyek milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DRKP) Provinsi Banten. (Referensi Berita)

REFERENSI BERITA - Proyek milik Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DRKP) Provinsi Banten yang dikerjakan CV Mandiri Berlian dengan perusahaan konsultan PT Spectrum Tritama Persada diprotes aktivis Koordinator Eksponen Pemuda, Nurjaya Ibo.

Nurjaya Ibo mengatakan, proyek dengan Nomor Kontrak: 600/SPK.12.3/BIDKAU/DPERKIM/2022 senilai Rp6,1 milyar lebih di Desa Rancaseneng, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang diduga tidak sesuai dengan Detail Engineering Design (DED) yang sudah dibuat konsultan perencanaan pada tahun 2019, yaitu PT Armudi Pradana Konsultan.

"Dalam DED sudah jelas apa saja yang harus dikerjakan oleh kontraktor, tapi sayang ada beberapa plot pekerjaan yang tidak dilaksanakan. Ini yang salah perencanaan atau pelaksananya," ujar Nurjaya Ibo kepada wartawan pada Minggu, 12 Juni 2022.

Baca Juga: Tangsel Juara Umum POPDA X Tahun 2022, Al Muktabar Optimis Banten Berprestasi pada POPNAS

Nurjaya Ibo mencontohkan, ada plot senilai Rp900 juta lebih untuk item rumah sampah, tapi berdasarkan informasi itu dialihkan pada pekerjaan lain.

"Ini ada item rumah sampah, tapi dialihan kepada pekerjaan lain. Jika memang item ini tidak dibutuhkan masyarakat, harusnya sejak awal tidak usah ada. Pertanyaannya kenapa ada dalam perencanaan? Apakah karena perencanaannya asal jadi juga?" tanya Nurjaya Ibo lebih lanjut.

Selain itu kata dia, berdasarkan pantauan lapangan, dirinya menemukan bahwa pekerjaan juga dilakukan asal. Contohnya adalah pengerjaan pemasangan pondasi.

Baca Juga: Bank bjb Dukung Pembinaan Bibit Atlet Sepak Bola Melalui Turnamen

"Item itu tetap dikerjakan saat galian masih tergenang air, ini tentunya akan mengurangi kualitas hasil pekerjaan," ujarnya.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X