Mendagri Ajak Dialog Kepala Daerah di Sumbar untuk Mencari Solusi Hambatan Vaksinasi

- Jumat, 17 Desember 2021 | 22:31 WIB
Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Percepatan Vaksinasi
Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Percepatan Vaksinasi



REFERENSI BERITA - Masih adanya tingkat capaian vaksinasi Covid-19 yang rendah di Sumatera Barat, turut menjadi perhatian Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Muhammad Tito Karnavian membuka dialog dengan kepala daerah se-Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Dialog ini untuk mengetahui, hambatan apa saja yang dihadapi daerah dalam melakukan percepatan vaksinasi Covid-19.

Dialog dilakukan di sela Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Percepatan Vaksinasi bersama jajaran pemerintah Sumatera Barat di Auditorium Gubernur Sumbar Jumat, 17 Desember 2021.

Baca Juga: Bertemu Ketua DPD RI, Pelra Berharap Fasilitas Docking Khusus Kapal Rakyat di Jatim dan Bali

Dalam sesi dialog tersebut, Mendagri menunjuk sejumlah kepala daerah yang angka vaksinasinya masih rendah diwilayahnya agar menjelaskan kejadian yang dihadapi.

Wakil Bupati Agam Irwan Fikri yang dalam Rakor itu mengakui, selain banyaknya penduduk dan luasnya daerah, kekurangan vaksinator turut menjadi penghambat program vaksinasi.

Selanjutnya, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur juga melaporkan berbagai kendala yang dihadapi. Ia menjelaskan, masyarakatnya masih banyak yang tidak percaya adanya Covid-19. Ia mengaku, setiap hari selalu menggeber program vaksinasi bersama TNI-Polri.

Baca Juga: DPD RI Dukung Judicial Review UU Pemilu dan Dorong Revisi UU Pemilu kembali ke Prolegnas 2022

"Angkanya 49,2 persen. Dosis vaksin tidak kekurangan. Kami juga sudah menerbitkan Surat Edaran untuk vaksinasi datang," tuturnya seperti dikutip Referensi Berita dari laman resmi kemendagri.go.id pada Jumat, 17 Desember 2021.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat Hamsuardi turut mengakui, bahwa kondisi vaksinasi di daerahnya masih berada di angka 56 persen. Namun ia yakin akan mencapai target 70 persen di akhir tahun.

"Sudah ada program Vaksin Tuntas. Seluruh OPD, ASN semua punya target dalam memenuhi capaian vaksin 70 persen dosis pertama," ujar Hamsuardi.

Baca Juga: Waket DPD RI Sebut Parpol Gagal Melakukan Regenerasi dan Edukasi Politik

Merespon hal tersebut, Mendagri pun membeberkan sejumlah strategi yang dapat dilakukan daerah. Misalnya solusi masalah kekurangan vaksinator.

Karena terjadi penurunan kasus Covid-19, Wisma Atlet di Jakarta sudah rendah, sehingga para tenaga kesehatan yang ada bisa dikirim ke daerah-daerah yang membutuhkan vaksinator.

Terlepas dari itu, namun Mendagri mengapresiasi adanya komitmen dari kepala daerah untuk menggenjot percepatan program agar memenuhi target.***

Editor: Suardi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X