• Selasa, 16 Agustus 2022

PBMA Kecam Keras Penggunaan Nama Muhammad-Maria untuk Promosi Minuman Keras

- Minggu, 26 Juni 2022 | 20:59 WIB
Ketua Umum PBMA, KH Embay Mulya Syarief. (Dok. PBMA)
Ketua Umum PBMA, KH Embay Mulya Syarief. (Dok. PBMA)

REFERENSI BERITA - Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) mengecam keras promosi minuman keras (Miras) yang menggunakan nama Muhammad dan Maria oleh Hollywings Indonesia.

Ketua Umum PBMA, KH Embay Mulya Syarief menegaskan, kasus tersebut bagian dari penodaan terhadap agama.

Menurut KH EMbay Mulya Syarief, PBMA sudah mengeluarkan lima pernyataan sikap terkait persoalan itu.

Baca Juga: Gelar NgeDIGI, Bank BJB Terus Perluas Digitalisasi Pasar dan Dukung UMKM

Pertama, PBMA mengecam keras tindakan Holywings Indonesia yang menjadikan nama Muhammad dan Maria untuk promosi minuman keras beralkohol, dimana sudah diketahui bahwa minuman keras adalah haram dan dilarang mengkonsumsinya bagi pemeluk Islam.

Kedua, Muhammad adalah nama nabi umat Islam, nama agung dan mulia yang sangat tidak pantas dilekatkan dengan promosi bagi segala hal yang bertentangan dengan ajaran agama Islam.

"Begitupun nama Maria, adalah nama yang dihormati oleh umat Kristiani dan tidak selayaknya dijadikan bahan promosi untuk sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama. Oleh sebab itu promosi minuman keras menggunakan kedua nama di atas sangat menyakitkan dan melukai perasaan umat beragama," tegas KH Embay Muya Syarief.

Baca Juga: Soal PPDB, Ombudsman Minta Pemprov Banten Lebih Tanggap

Ketiga, PBMA memandang kasus ini termasuk dalam penodaan agama yang melanggar undang-undang yang berlaku di Indonesia, dan karenanya harus dilakukan penindakan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X