• Selasa, 17 Mei 2022

Soal Usulan Pencabutan Laporan Polisi, Pengacara Gubernur Ajukan Sejumlah Syarat

- Rabu, 29 Desember 2021 | 21:42 WIB
Ketua Tim Kuasa Hukum Gubernur Banten, Asep Abdullah Busro (Koleksi Pribadi)
Ketua Tim Kuasa Hukum Gubernur Banten, Asep Abdullah Busro (Koleksi Pribadi)

REFERENSI BERITA - Kasus hukum yang kini membelit sejumlah buruh di Polda Banten, tampakn ya tidak akan cepat selesai.

Melalui kuasa hukumnya, Gubernur Wahidin Halim menyatakan tidak akan dicabut laporan polisi, selama tidak ada itikad baik dari pihak buruh itu sendiri. Hal itu dilakukan demi menjaga marwah Pemerintahan Provinsi Banten.

"Sementara ini berkaitan dengan proses hukum terhadap oknum buruh yang menjadi para pelaku pengrusakan dan penghinaan, agar tetap dilanjutkan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku," ungkap Ketua Tim Kuasa Hukum Gubernur Banten, Asep Abdullah Busro pada Rabu, 29 Desember 2021.

Baca Juga: Makan Nasi Pakai Tempe Setiap Hari, Bisa Sebabkan Hal Ini ke Tubuh Kita

Tujuannya kata Asep Abdullah Busro, untuk memulihkan marwah dan wibawa pemerintah. Pihaknya juga mempercayakan penanganan perkara hukum tersebut kepada pihak Polda Banten.

Dijelaskan Asep Abdullah Busro, berkaitan dengan keinginan para pihak dari Serikat Buruh agar Gubernur Banten memberikan permintaan maaf dan mencabut laporan, prinsipnya secara pribadi Gubernur sudah memaafkan para pelaku. Sedangkan berkaitan pencabutan laporan, Gubernur akan mempertimbangkannya.

"Terlebih dahulu dengan mengkaji semua aspek secara komprehensif, baik aspek penegakan hukum, keamanan, kepentingan pemerintah, kemaslahatan masyarakat serta kondusifitas iklim usaha di Banten," paparnya.

Baca Juga: Tempat Terlarang Menyimpan Ponsel, No 2 Kebiasaan Banyak Orang

Selain itu, lanjut Asep Abdullah Busro, pihaknya juga akan melihat sejauh mana sikap dari pimpinan Serikat Buruh, baik tingkat pusat maupun daerah.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X