• Kamis, 20 Januari 2022

Kasus 103 SPK Bodong akan Digarap Polda Banten

- Selasa, 7 Desember 2021 | 08:50 WIB
Penasihat Forum Pengusaha Palka, Lukmanul Hakim.  (Referensi Berita)
Penasihat Forum Pengusaha Palka, Lukmanul Hakim. (Referensi Berita)

REFERENSI BERITA - Penasihat Forum Pengusaha Palka (FPP), Lukmanul Hakim mengungkapkan, pihaknya sudah mendapat sinyal positif dari Aparat Penegak hukum untuk melaporkan kasus SPK bodong.

Kata Lukmanul Hakim, dari hasil konsultasi dengan Polda Banten pada Senin, 6 Desember 2021, dirinya diminta untuk segera melaporkan kasus yang diduga melibatkan seorang pejabat eselon III, dan seorang pegawai nin ASN di DPUPR Banten itu.

Menurut Lukmanul Hakim, APH berharap pengusaha Palka segera melaporkan dugaan 103 surat SPK bodong dan setoran miliaran rupiah kepada oknum pegawai non PNS di DPUP Banten berinisial BM.

Baca Juga: Gubernur Wahidin Ingatkan Uang Negara jangan Dikorupsi

Terlebih dalam proses pembuatan SPK bodong itu diduga melibatkan oknum pejabat eselon III di DPUPR Banten. Ia menjelaskan, laporan ke APH dia lakukan jika proses penanganan di Inspektorat selesai.

"Ini adalah konsultasi pertama kami di Polda. Tadi sebelum ke Polda, kami datang ke Inspektorat Banten. Mereka saat ini sedang merangkum hasil penelusuran dan pengumpulan bukti untuk diserahkan ke gubernur," ungkapnya.

Masih menurut dia, bukti dan dokumen terkait 103 SPK bodong dan bukti setoran proyek sebesar 20 persen, yang telah diserahkan kepada Inspektorat dan tim dari BPK beberapa waktu lalu, bisa diambil kembali.

Baca Juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Kabupaten Pandeglang Dukung PPKM Level 3

"Sesuai pemeriksaan kemarin bahwa bukti dan dokumen dan lain-lain menyangkut SPK bodong di DPUPR sifatnya hanya meminjan saja mereka. Jadi kalau sewaktu-waktu itu kami ambil, mereka akan menyerahkan kembali. Ada surat tanda terimanya. Jadi tidak mungkin kalau mereka (Inspektorat dan BPK) menolak menyerahkan kembali," ungkapnya.

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X