• Senin, 18 Oktober 2021

IPW Puji Langkah Kapolda Banten Kunjungi dan Minta Maaf ke Pendemo Korban 'Smackdown' Polisi

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:23 WIB
Seorang demonstran tergelatak sesaat setelah dibanding ala 'smackdown' anggota Polri yang bertugas mengamankan aski demo pada HUT Kabupaten Tangerang. (Tangkap layar WA Grup)
Seorang demonstran tergelatak sesaat setelah dibanding ala 'smackdown' anggota Polri yang bertugas mengamankan aski demo pada HUT Kabupaten Tangerang. (Tangkap layar WA Grup)

REFERENSI BERITA - Kapolda Banten, Irjen Rudy Heriyanto meminta maaf secara langsung ke mahasiswa atas tindakan represif yang dilakukan oknum anggota Polresta Tangerang saat penanganan aksi demonstrasi yang terjadi pada Rabu, 14 Oktober 2021.

Menanggapi hal itu, Ketua Indonesian Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengapresiasi langkah cepat Kapolda Banten Irjen Rudy Heryanto yang sigap mengunjungi dan meminta maaf pada orang tua pendemo berinusial MFA.

"Ditengah sorotan masyarakat dengan tagar #percumalaporpolisi sebagai cermin ketidakpercayaan masyarakat pada polri, tindakan responsif Kapolda Banten adalah mencerminkan kepekaan pimpinan Polri atas peristiwa yang bisa mencoreng nama baik Polri bila dibiarkan berlarut larut," kata Sugeng di Jakarta.

Baca Juga: Bawa Pulang Tujuh Emas, POSSI DKI Jakarta Lampaui Target Medali

Sugeng menuturkan, peristiwa yang mengakibatkan seorang pendemo pingsan karena dijatuhkan oleh brigadir NF harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan internal terhadap Brigadir NF yang diduga melanggar protap pengamanan demo.

"Pemeriksaan oleh divpropam mabes polri dan Bidpropam Polda Banten agar menjadi perhatian para aparat kepolisian di lapangan agar melakulan tindakan terukur pada saat munculnya demo yang rusuh," tegas Sugeng.

Diketahui, sebuah video viral di media sosial yang merekam seorang anggota polisi membanting dengan gaya 'smackdown' seorang peserta aksi unjuk rasa saat tengah adanya rapat Paripurna HUT ke-389 Kabupaten Tangerang.

Baca Juga: Tiga Pengikut Aliran Stoik yang Berhasil Menulis Buku Filsafat Secara Keseluruhan

Dalam video berdurasi 48 detik tersebut, nampak seorang polisi tiba-tiba membekap seorang peserta aksi unjuk rasa dan menyeretnya ke luar kerumunan.***

Halaman:

Editor: Asep Rizal Murtadho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejati Banten Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan FS Fiktif

Senin, 27 September 2021 | 23:27 WIB

Pergoki Maling Motor, Warga Cikeusal Dibacok

Selasa, 14 September 2021 | 20:26 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Pegawai Dindikbud Provinsi Banten

Selasa, 14 September 2021 | 13:32 WIB
X