• Selasa, 7 Desember 2021

Akademisi UNMA: Tindak Pidana Kekerasan Terhadap Anak bukan Kasus Ringan

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 19:19 WIB
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (Pixabay)
Ilustrasi kekerasan terhadap anak. (Pixabay)


REFERENSI BERITA - Akademisi Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Banten, Efi Hasan Rifai meminta aparat penegak hukum yang menangani kasus dugaan tindak kekerasan terhadap anak, bekerja secara profesional.

Menurut Efi, kasus kekerasan terhadap anak bukan kasus yang ringan apalagi diselesaikan dengan musyawarah. Artinya, perlu ada upaya atau proses hukum untuk menyelesaikannya, hingga berakhir pada putusan pengadilan.

"Mungkin upaya damai hanya akan meringankan putusan hakim. Dalam konteks hukum pidana, tidak ada itu istilah damai," terang Efi Hasan Rifai kepada Referensi Berita pada Rabu, 6 Oktober 2021.

Baca Juga: Meterai Elektronik Resmi Berlaku di Indonesia, Simak Selengkapnya

Menurut Efi Hasan Rifai, Undang-Undang Perlindungan Anak jelas menegaskan adanya ancaman hukuman bagi pelaku yang tidak ringan. Tinggal bagaimana aparat penegak hukum menyikapi kasus ini.

Kata dia, kasus dugaan kekerasan terhadap anak yang dilakukan oleh oknum PNS di Kabupaten Pandeglang ini sudah mencuat dan ramai diberitakan media massa.

Jadi lanjutnya, sangat tidak elok jika kasus ini berhenti dan tidak ada tindak lanjutnya dari penyidik.

Baca Juga: ALIPP Laporkan Dugaan Tindak Pidana Korupsi di DPRD Kota Serang ke Polda Banten

"Kita menunggu apa yang akan dilakukan penyidik dalam menangani kasus ini. Saya percaya aparat penegak hukum bekerja secara profesional dan akan mampu menyelesaikan kasus ini," harap Efi.

Bisa Diberhentikan

Halaman:

Editor: Rukman Nurhalim Mamora

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus 103 SPK Bodong akan Digarap Polda Banten

Selasa, 7 Desember 2021 | 08:50 WIB

Tindak Kekerasan pada Tahanan di Medan Menuai Kecaman

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:54 WIB
X