• Senin, 18 Oktober 2021

Satreskrim Polres Lebak Berhasil Ungkap Kasus Illegal Logging di Wilayah Lebak

- Kamis, 9 September 2021 | 13:18 WIB
Polres Lebak saat siaran pers pengungkapan kasus illegal logging yang terjadi di daerah Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak (dok Referensi Berita)
Polres Lebak saat siaran pers pengungkapan kasus illegal logging yang terjadi di daerah Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak (dok Referensi Berita)

REFERENSI BERITA - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lebak berhasil mengungkap kasus illegal logging yang terjadi di wilayah hukum Polres Lebak.

Pelaku berinisial MJ (34) melakukan penebangan pohon jenis akasia mangium sebanyak kurang lebih 20 pohon di kawasan hutan Perhutani petak 33 e Blok Baregbeg, Kampung Neglasari, Desa Mekarsari, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak pada Jumat, 6 Agustus 2021 sekitar pukul 15.00 WIB.

"Pelaku MJ dengan menggunakan satu unit mesin pemotong kayu atau senso untuk menebang pohon, kemudian memotong dengan ukuran empat meter dan mengangkutnya menggunakan satu unit truk colt diesel dengan Nomor Polisi A 8264-NA," ungkap Kasat Reskrim, AKP Indik Rusmono dalam jumpa pers pada Kamis, 9 September 2021.

Baca Juga: Camilan Favorit, Ini dia Sejarah Perkembangan Varietas Kacang Tanah di Indonesia

AKP Indik menjelaskan, rencananya kayu tersebut akan dibawa dan diperjualbelikan oleh pelaku.

"Dari pelaku petugas berhasil mengamankan satu unit mesin potong atau senso merk Husqvarna warna orange, satu unit kendaraan truk merk Mitsubishi colt diesel warna kuning Nopol A-8264-NA, 80 batang pohon jenis akasia manium," jelas AKP Indik.

Akibat perbuatan pelaku, pihak Perhutani menderita kerugian kurang lebih sekitar Rp5 juta sampai dengan Rp10 juta," kata AKP indik.

Baca Juga: Perhatikan Usia Perkawinan Domba dalam Beternak Domba

Kasat Reskrim menegaskan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku MJ dikenakan pasal 82 ayat 1 huruf b Undang-Undang RI Nomor: 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan sebagaimana diubah dalam Undang-Undang RI Nomor: 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Halaman:

Editor: Asep Rizal Murtadho

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejati Banten Tahan Dua Tersangka Kasus Dugaan FS Fiktif

Senin, 27 September 2021 | 23:27 WIB

Pergoki Maling Motor, Warga Cikeusal Dibacok

Selasa, 14 September 2021 | 20:26 WIB

Lagi, KPK Periksa Dua Pegawai Dindikbud Provinsi Banten

Selasa, 14 September 2021 | 13:32 WIB
X